TKN Jokowi Sebut Ada Manuver Berbahaya Untuk Merusak Kredibilitas KPU

by -70 views

GardaIndoNews – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Kiai Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily, melihat serangkaian manuver berbahaya untuk merusak kredibilitas dan legitimasi Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilu yang mandiri. Indikasinya dengan mengembuskan kabar bohong.

“Soal tujuh kontainer yang berisi kertas suara tercoblos sampai dengan menyerang putusan KPU soal debat yang dianggap berpihak pada pasangan kami,” kata Ace melalui pesan singkat, Selasa (8/1/2019).

Ia menilai serangan itu bertujuan merusak kredibilitas KPU sebagai lembaga independen. Dengan tujuan akhirnya semua putusan KPU dianggap partisan.

“Dan ini menjadi pintu masuk untuk mendelegitimasi pemilu,” kata Ace.

Menurutnya, manuver ini sangat berbahaya bagi demokrasi. Untuk mencapai tujuan politik dilakukan dengan menghalalkan segala cara, pembodohan politik dengan melakukan sandiwara dan menebar kebohongan serta narasi-narasi negatif tentang KPU dan pemilu.

“Seperti yang sering disampaikan Pak Jokowi, pemilu adalah pesta demokrasi yang harusnya diisi dengan politik kegembiraan, politik akal sehat, politik gagasan. Bukan politik menghacurkan secara membabi-buta,” kata Ace.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyampaikan adanya kabar tujuh kontainer surat suara di Tanjung Priok. Isu itu bergulir dengan cepatnya.

Tapi KPU yang mengecek ke lokasi secara langsung memastikan kabar itu tidak benar. Mereka pun melaporkan kasus itu ke polisi.

Namun, tidak hanya itu yang menjadi polemik di masyarakat. Adanya rencana KPU yang memberikan daftar pertanyaan sebelum debat capres-cawapres digelar juga jadi perdebatan.

Selain itu, masih ada juga kasus e-KTP tercecer, daftar pemilih tetap yang belum selesai, kotak suara dari kardus dan lain-lain yang membuat publik gaduh.

Leave a Reply