Terkait Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, 3 Akun Twitter Dilaporkan ke Polda DIY

by -112 views

GardaIndoNews – Anggota Lembaga Bantuan Hukum dan Studi Kebijakan Publik (LBH Sikap) Yogyakarta, Wahyudi Sapta Putra melaporkan akun Twitter milik politikus Partai Demokrat, Andi Arief_ yaitu @AndiArief dilaporkan ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY, Jumat (4/1/2019).

Wahyudi juga melaporkan dua akun twitter lainnya. Kedua akun itu adalah @GHOSTHUNTER1745 dan @afrizalanoda.

Wahyudi mengatakan, ketiga akun itu dilaporkan terkait dengan hoax 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos pada pasangan capres dan cawapres nomor urut 01.

“Kami melaporkan tiga akun twitter @AndiArief_, @GHOSTHUNTER1745 dan @afrizalanoda. Akun-akun ini menurut saya sangat merugikan dari persoalan-persoalan yang ada di masyarakat sekarang soal kabar 7 kontainer berisi surat suara tercoblos di Tanjung Priok,” ujar Wahyudi di Mapolda DIY.

Wahyudi mengungkapkan, dia melaporkan ketiga akun itu dengan menggunakan Undang-undang ITE. Meskipun telah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri tetapi dia memilih ikut melaporkan ke Polda DIY karena kicauan ketiga akun itu sempat membuat resah masyarakat Yogyakarta.

“Kami berharap polisi agar segera mengusut apakah benar peristiwa seperti isi tiga akun Twitter itu sehingga Pemilu setelah berakhir tidak jadi masalah lagi. Tidak jadi persoalan baru,” ujar Wahyudi.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto yang turut mendampingi Wahyudi menuturkan, pihaknya memiliki komitmen yang kùat untuk mewujudkan pemilu yang bergembira, bermartabat dan berbudaya. Salah satu caranya adalah dengan tidak menodai penyelenggaraan pemilu dengan upaya jahat seperti hoax.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada pihak kepolisian Republik Indonesia untuk mengungkap sekaligus menangkap para pelakunya, baik yang memproduksi maupun yang menyebarluaskan. Saya kira kita sepandangan dengan KPU bahwa kita punya komitmen yang kuat untuk mewujudkan pemilu yang baik,” ujar politikus PDIP ini.

Leave a Reply