Selidiki Kasus ‘Black Out’, Polri Gandeng BPPT, IPB dan Ahli Lulusan Belanda

by -408 views

GardaIndoNews – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggandeng beberapa pihak untuk bersama-sama melakukan penyelidikan terkait padamnya listrik di sebagian pulau Jawa Minggu (4/8) lalu.

“Tim dari Bareskim ada Direktorat Siber, Puslabfor, Inafis, dan juga kita menggandeng ahli dari luar, ahli dari BPPT, ESDM, IPB,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Ditambah, satu orang expert bernama Muhammad Riza. Yang merupakan pakar kelistrikan lulusan S3 Belanda yang memiliki pengalaman kerja kelistrikan di Swedia.

Untuk memulai penyelidikannya, Dedi menyampaikan, Polri bakal melakukannya dari hulu yang dimulai dari Transmisi 500 KV di Ungaran.

Kemudian, penyelidikan difokuskan terhadap Pusat Pembagian Beban (P2B) Gandul, Cinere, Depok, Jawa Barat. Dedi menjelaskan, dari situlah bisa dipantau jalur distribusi listrik terhadap 225 pembangkit setiap 30 menit di wilayah Jawa dan Bali.

“Itu bisa dilihat semuanya sejauh mana kesiapannya secara teknis kemudian dari human (faktor manusia),” jelas Dedi.

Setelah itu, penyelidikan dilanjutkan dengan pendalaman di Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Suralaya, Muara Karang dan terakhir di central komando di PLN Pusat.

“Waktu tim bekerja dua Minggu, di bagi jadi dua tahap. Minggu pertama kalau sudah berhasil melalui assessment penyebab awal terjadinya black out (padam listrik), nanti akan disampaikan,” ujar Dedi.

Rencananya, Kamis pekan depan hasil penyelidikan penyebab matinya listrik di separuh Pulau Jawa ini bakal disampaikan.

“Untuk hasil komprehensifnya nanti Minggu kedua. Nanti diaudit semuanya itu, dari Ungaran sampai Jabar kemudian Banten, kemudian Jakarta,” pungkas Dedi.

Leave a Reply