Rekannya Dikeroyok, 40 Anggota Brimob Datangi Polresta Depok

by -478 views

GardaIndoNews – Ikatan alumni angkatan tahun 2000 Dikmaba Two Thousand atau DTT Korps Brimob mendatangi kantor Polresta Depok. Mereka mempertanyakan kasus pengeroyokan yang dilakukan sekelompok ormas terhadap Ipda Ishak, rekan sesama satu angkatan di satuan tersebut.

Sebanyak 40 personel Brimob itu datang ke Polresta Depok sekira pukul 21:00 WIB, Rabu (26/12/2018). Mereka mendesak, para pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Mereka yang datang itu mewakili 12 ribu lebih alumni DTT Brimob lainnya yang tersebar di Indonesia.

Ketua Alumni DTT Brimob, Ipda Bahtiar Effendi mengungkapkan, kejadian ini membuat rekan sejawat ikut prihatin. Pihaknya pun berjanji akan terus mensuport dan akan ikut mengawal proses hukum yang berlaku agar tidak ada kejanggalan yang terjadi dalam proses penyidikan.

“Kami berharap para pelaku mendapat sanksi dan hukuman yang setimpal sesuai tindakan yang telah diperbuat, dan tidak ada yang ditutupi semua harus transparan dan benar-benar di selesaikan hingga tuntas sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya seperti dikutip VIVA pada Kamis (27/12/2018).

Lebih lanjut Bahtiar mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah jajaran Polresta Depok yang begitu cepat mengungkap kasus penganiayaan tersebut tak lebih dari 1×24 jam.

“Semoga ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi para penegak hukum agar tetap menjaga kondusifitas di masyarakat,” ujarnya.

Kronologi

Peristiwa pengeroyokan itu bermula ketika anggota SDM Brimob, Ipda Ishak (korban) yang menggunakan mobil bersama sang istri, melintas di Jalan Juanda, Depok, Jawa Barat pada Selasa, 25 Desember 2018.

Ketika sampai di putaran Pos Polantas, korban menegur kegiatan sejumlah pelaku yang dianggap membuat kemacetan cukup panjang. Mereka saat itu sedang meminta sumbangan kepada para pengendara yang melintas.

“Ada salah satu ormas yang saat itu melakukan kegiatan di jalan dan menuai kemacetan sehingga anggota ini meminta para pelaku untuk minggir karena mengganggu lalu lintas,” jelas Kapolresta Depok, Komisaris Besar Didik Sugiyarto, Rabu 26 Desember 2018.

Namun rupanya, teguran korban membuat pelaku emosi. Mereka kemudian menendang mobil korban. Tak hanya itu, korban yang berusaha mengingatkan dengan mengaku sebagai anggota Polri ternyata tak digubris. Pelaku justru meludah dan merobek pakaian korban.

“Saat itu yang bersangkutan sedang tidak mengenakan seragam dinas. Tapi dia bilang kalau dirinya polisi namun tetap dikeroyok,” katanya.

Akibat kejadian ini, Ipda Ishak mengalami luka memar pada bagian rahang sebelah kanan dan dada yang diduga akibat pukulan. Kasusnya saat ini ditangani Polresta Depok.

Leave a Reply