Mendagri Tuding Ada Pihak yang Sengaja Jatuhkan KPU

by -82 views

GardaIndoNews –¬†Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut ada upaya untuk mendelegitimasi pemilu melalui berbagai tuduhan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya kira yang penting kita jangan mencurigai apalagi memdramatisir apalagi membuat hal-hal seperti kemarin. Cetak kartu saja belum kok sudah tujuh kontainer (surat suara tercoblos),” kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Menurutnya, kebijakan teknis penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres telah melewati sejumlah tahapan pembahasan di DPR. Oleh karena itu, fraksi yang ada di DPR harusnya tak menganulir keputusan rapat bersama.

“Fungsi kontrolnya DPR dan DKPP. Itu kuasa penuhnya di situ. Harusnya parpol termasuk capres-cawapres termasuk timsesnya harus percaya penuh pada KPU. Jangan apa yang disepakati dirapat beda yang dikatakan di luar,” ucapnya.

Ia sendiri yakin KPU sampai dengan hari ini tidak melakukan penyimpangan apapun dari rel UU yang telah ditetapkan dan yang dijabarkan melalui PKPU. Ia justru melihat ada upaya-upaya untuk mendelegitimasi pemilu.

“Sama juga ada 31 juta suara selundupan, lho satu saja enggak mungkin apalagi 31 juta suara. Wong yang menentukan DPT bukan saya, Kemendagri. Itu adalah KPU,” ujarnya, menegaskan.

Menurut Tjahjo, dilemparkannya isu dan kabar bohong itu menjadi contoh upaya-upaya untuk mendelegitimasi pemilu.

“Kami sepakat dengan KPU, sekecil apapun kalau ada berita fitnah apalagi berita-berita yang sifatnya berujar kebencian, berita hoaks itu lapor saja ke kepolisian. Satu kali 24 jam bisa kok langsung didata,” katanya.

Leave a Reply