Dituding Banyak Masalah, Pasar Bakal Respon Negatif Hasil RUPSLB Antam?

by -114 views

GardaIndoNews –Banyaknya masalah yang timbul terutama pasca gagalnya commissioning Proyek Smelter Ferronickel di Halmahera Timur, Power Plant Proyek di Halmahera Timur, dan 2 kali terjadinya fraud di UBPLM Pulo Gadung yang belum juga diselesaikan. Terlebih dua kasus besar di LM Pulo Gadung ini berpotensi mengurangi kepercayaan pelaku pasar, lantaran pelaku pasar saham JSX yang menarik investasinya terhadap PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM).

Sejumlah permasalahan yang muncul, tak heran membuat Direktur Utama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo dinilai sebagian pengamat ekonomi dan pertambangan telah gagal dalam memimpin BUMN besar ini.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN pun dituntut bijak dan memahami keinginan pasar yang menginginkan pergantian Dewan Direksi yang lebih cakap untuk menahkodai perusahaan pengelola mineral terbesar di Indonesia ini.

Terlebih saat ini perusahaan plat merah pertambangan ini juga sedang menghadapi gugatan dari berbagai pihak yang merasa dirugikan dalam transaksi pembelian emas batangan di salah satu cabang LM Antam.

Pasalnya terdapat potensi kerugian yang dapat mengurangi profit tahun 2018 BUMN tambang ini hampir Rp500 miliar.

Pengamat Ekonomi The Indonesian Institute, Muhammad Rifky Fadilah mengatakan, sejatinya meski ada perubahan direksi seharusnya tidak menjadi masalah serius. Sementara terkait kinerja menurutnya dengan segala permasalahan yang ada Antam akan baik-baik saja.

“Lagipula kinerja Antam kan memang baik-baik saja ditambah ada kenaikan laba bersih sekitar Rp800 miliar, dibandingkan 2017 yang hanya sebesar Rp130 miliar,” tuturnya dikutip AKURAT.co, Rabu (24/4/2019).

Disisi lain jika melihat tren global, harga emas acuan yang diproduksi oleh Antam masih stagnan diposisi Rp 607.000/gram. Padahal harga emas global justru terkoreksi karena ada perbaikan ekonomi dari Amerika Serikat (AS).

Leave a Reply