Diduga Ada Unsur Kesengajaan di Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Periksa 13 Saksi

  • Whatsapp

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo menyampaikan, pihaknya kembali menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Untuk hari ini, total ada 13 saksi yang diperiksa penyidik.

“Hari ini pukul 13.00 Wib,” tutur Ferdy saat dikonfirmasi, Kamis 24 September 2020.

Read More

Ferdy merinci, dari 13 saksi tersebut, tujuh di antaranya terdiri dari pihak swasta, pekerja, cleaning service, ASN, dan Jaksa di Kejaksaan Agung.

“Enam orang dari ahli terdiri dari Ahli Puslabfor, Ahli Kebakaran dari IPB dan UI, Ahli Hukum Pidana dari UI, Usakti dan UMJ,” jelas Ferdy.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menggelar ekspose terkait peristiwa kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung pada Agustus lalu. Hasilnya, diduga ada unsur kesengajaan dalam insiden kebakaran tersebut.

“Dari beberapa temuan di TKP dan olah TKP dan pemeriksaan 131 saksi yang beberapa sedang kita lakukan pendalaman, maka peristiwa yang terjadi sementara penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana,” tutur Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis 17 September 2020.

Listyo menyebut, dengan temuan tersebut maka penyidik sepakat menaikkan kasus kebakaran Gedung Utama Kejagung dari penyelidikan ke penyidikan.

“Dengan Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP, di mana Pasal 187 barangsiapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran dengan hukuman maksimal 12 tahun, 15 tahun, atau seumur hidup kalau menimbulkan korban dan Pasal 188 barangsiapa dengan sengaja melakukan kealpaan menyebabkan kebakaran maksimal 5 tahun,” jelas dia.

 

Related posts