Dibeking Kejagung, Afung Diduga Otak Penyelundupan Valas

by -974 views

GardaindoNews –  A Fung  alias Kushendy yang terkenal  kebal hukum karena kedekatannya dengan elit di Kejaksaan Agung,  saat ini diduga terlibat penyeludupan barang impor berupa mata uang asing singapore.

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPUBC) telah memanggil A Fung dengan nomor surat panggilan II nomor : SP- 08/KPU.03/PPNS/2019 dalam perkara tindak pidana kepabeanan , dan untuk kedua kalinya A Fung mangkir dari panggilan tersebut

Saat di konfirmasi ke piihak KPUBC yang tidak mau disebutkan namanya, membenarkan bahwa A Fung tidak pernah hadir di panggilan pertama dan ke dua serta tanpa ada memberikan alasan ketidakhadiranya  (11/3/19)

A Fung Pemilik PT Valas Inti Tolindo diduga otak pelaku penyeludupan barang impor berupa uang tunai mata uang asing senilai 2.042.100 SGD secara melawan hukum dengan ditangkapnya kurir A Fung yang bernama Erik Setiawan. A Fung diduga berani melakukan penyeludupan karena adanya beking di Kejaksaan Agung

Erik Setiawan (kurir AF) menyeludupkan barang impor berupa uang tunai 2.042.100 SGD dengan cara menyeludupkan di dalam rompi dan celana yang telah di modifikasi serta tidak diberitahukan kepada  Pejabat Bea dan Cukai baik secarta tertulis dalam Customs Declaration mau pun lisan (tanpa dokumen), KPUBC yang tidak mau disebutkan namanya menduga penyeludupan seperti ini sering dilakukan Erik Cs

Erik Setiawan ditangkap di Bandara Seokarno Hatta di terminal kedatangan 2D pada tanggal 28 januari 2019 dan di jerat  dalam pasal 102 huruf e Jo pasal 103 huruf c Undang undang nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas undang undang nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabean dengan hukuman paling lama 8 tahun penjara.

Leave a Reply