BPN: Insya Allah MK tidak Menjadi Mahkamah Kalkulator

by -61 views

GardaIndoNews – Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga, Andre Rosiade, mengatakan pihaknya optimistis Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menjadi ‘Mahkamah Kalkulator’ dalam sidang sengketa hasil Pilpres.

“Insya Allah MK tidak menjadi mahkamah kalkulator,” ujarnya di Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Oleh karena itu, pihaknya meminta MK betul-betul memperhitungkan dugaan-dugaan pelanggaran secara kualitatif yang diajukan Prabowo-Sandi.

Ia menambahkan, capres Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno selaku pemohon tidak hadir dalam sidang ini. Sidang dilakukan oleh Tim Hukum Prabowo-Sandi yang dipimpin oleh Bambang Widjojanto.

Menurut Andre, Prabowo memilih menyaksikan sidang melalui televisi di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Juga kembali mengingatkan massa untuk tidak perlu hadir ke MK untuk membela Prabowo-Sandi.

“Doakan dan percayakan kepada tim kuasa hukum. Insya Allah tim kuasa hukum akan bersidang semaksimal mungkin untuk membuktikan dugaan kecurangan (Jokowi-Ma’ruf),” jelasnya.

Andre menegaskan, komitmen Prabowo-Sandi mengajukan gugatan bukan hanya bicara soal kalah dan menang. Namun, gugatan ini diharapkan dapat menunjukkan bagaimana kecurangan berlangsung. Sehingga, pada Pemilu 2024 kecurangan dapat dihindari.

“2024 tidak ada lagi indikasi aparat bermain untuk petahana, aparat intelijen bermain untuk petahana. Tidak ada lagi kekuatan negara dipakai untuk petahana,” tutupnya.

Leave a Reply