Tokoh Angkatan 66 Sebut Pembelaan Prabowo Terhadap Islam Luar Biasa

by

Hasil gambar untuk Hariadi Darmawan

Gardaindonnews – Menanggapi pernyataan Prabowo Subianto kandidat calon presiden yang mengaku ilmu agamanya (Islam) kurang bagus, Hariyadi Darmawan tokoh Angkatan 66 mengatakan, meski Prabowo kurang mendalami ilmu agama Islam namun keimanan dan perjuangannya membela Islam luar biasa.  Prabowo adalah salah satu tokoh nasional yang memperjuangkan umat Islam agar menjadi bagian integral NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang wajib diperlakukan adil dan setara di segala bidang kehidupan bangsa.

“Prabowo adalah tokoh terdepan yang paling gigih melawan setiap penindasan terhadap umat Islam yang terjadi pada era 80an. Prabowo menentang penyingkiran Islam dari ekonomi, politik, militer dan sosial budaya, walau untuk itu dia harus berhadapan dengan banyak pihak termasuk atasannya sendiri,” ungkap Haryadi Darmawan mantan Ketua Alumni Universitas Indonesia di Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada kesempatan hadir dalam ijtima ulama di Hotel Peninsula, Jakarta pada Jumat 27 Juli 2018 kemarin, dalam sambutannya, sebagai kandidat capres, mengakui bahwa ilmu agamanya kurang bagus.

“Saya agak grogi hari ini karena jarang saya bicara dengan ulama, biasanya saya bicara (sebagai) TNI purnawirawan, agak grogi juga. Karena memang saya akui, saya tidak berasal dari pesantren, mungkin agama Islam saya kurang bagus,” ujar Prabowo di lokasi, Jumat (27/7/).

Meski tidak belajar di pesantren, namun Prabowo mengaku tumbuh besar sebagai seorang muslim yang juga berjiwa nasionalis. Sehingga, ia mengaku merasa sangat sejuk ketika mendengar sambutan dari para ulama, khususnya imam besar FPI Habib Rizieq Syihab.

“Saya merasa sejuk, sangat terdengar komitmen beliau tidak saja pada umat Islam, tetapi pada seluruh bangsa, kepada Pancasila, UUD 1945. Sehingga kalau di-framing, bahwa Habib Rizieq adalah Islam garis keras, saya kira saya termasuk jaminannya (bahwa tidak benar),” kata dia.

“Dan malam ini, mungkin saudara jarang dengar saya bicara tentang Habib Rizieq Syihab, malam ini saya sebut beliau imam besar,” imbuhnya.

Meski tidak hadir secara langsung, Rizieq ikut memberikan sambutan dengan menggunakan sambungan video call. Dalam sambutannya, Rizieq berharap koalisi keumatan bisa mengusung capres-cawapres dari kalangan nasionalis-agamis.

“Maka, suara capres-cawapres mewakili kelompok nasionalis-agamis agar saling melengkapi, agar mendapatkan kemenangan di seluruh tanah air,” ucap Rizieq melalui audio di sela Ijtima Ulama di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (27/7).

Menurut Haryadi Darmawan, pada sosok Prabowo adalah patriot dan nasionalis sejati. “Saya menjamin dengan jiwa raga saya bahwa Prabowo itu patriot dan nasionalis sejati, yang diwujudkan Prabowo di antaranya dengan pembelaannya yang luar biasa terhadap rakyat terutama umat Islam Indonesia,” pungkas Mayjen (Purn) Dr. Hariyadi Darmawan.

Gs.

Leave a Reply