Ma’ruf Amin: ‘Budek dan Buta’ Tidak Mau Akui Prestasi Jokowi

by -199 views

GardaIndoNews – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin menjelaskan istilah ‘budek dan buta’ yang disampaikannya beberapa waktu lalu tidak untuk menuduh siapa-siapa.

Menurutnya, istilah tersebut ditujukan kepada pihak-pihak yang mengingkari kenyataan tentang apa yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama memimpin pemerintahan.

“Kalau ya. Saya enggak nuduh siapa-siapa kalau. Namanya kalau,” ujar Kiai Ma’ruf di kediamannya Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Senin (12/11/2018).

Mantan Rais Aam PBNU itu menjelaskan Presiden Jokowi telah membangun berbagai infrastruktur seperti jalan, tol, bandara dan pelabuhan termasuk fasilitas kesehatan dan pendidikan namun jika masih ada yang mengingkari hal itu maka dianggapnya budek dan buta.

“Jadi saya tidak menuduh. Andai kata. Karena itu saya bilang sekarang orang mulai menyadari itu karena itu tiap hari ada deklarasi. Tidak ada hari tanpa deklarasi. Di mana-mana Bandung, Jakarta, di Banten terutama di Jabar, itu deklarasi terus bergulir,” tuturnya.

Dalam hal ini, Ketua Umum MUI mengartikan dengan banyaknya dukungan deklarasi yang diberikan kepada Jokowi dan dirinya membuktikan bahwa sudah ada kesadaran untuk mengakui prestasi Jokowi yang sangat bermaanfaat dan maslahat untuk rakyat.

“Jadi yang budek itu kalau ada orang yang tidak menerima itu atau tidak mau mengakui itu kayak orang budek, kayak orang buta. Itu aja,” tandasnya.

Leave a Reply